Seks Sejenis

SEKS SEJENIS
Written by : Novy E.R.

Jangan berpikiran yang negatif dulu bila saya di sini menulis yang berbau seks.
Tiba-tiba saja kok membayangkan sosok waria (wanita pria) yang sedang melakukan persetubuhan dengan lawan mainnya.

Untuk lelaki atau perempuan normal melakukan badan entah itu dilakukan sebagai pasangan suami istri yang sah ataupun pasangan selingkuh ataupun wanita tuna susila dengam lelaki hidung belang.

Tidak menghakimi mereka yang melakukan perzinahan (selain pasangan sah lho). Akan tetapi bagi saya kalau lelaki dan perempuan berhubungan badan adalah batas yang normal. Kenikmatan yang mereka peroleh tentunya akan membawa pengaruh yang besar bagi mereka. Puas, lega, rasa bersalah bagi yang di luar hukum agama dan negara. Dan entah apalagi perasaan tiap individu setelah melakukan hubungan seks.

Yang tidak bisa saya bayangkan adalah persetubuhan antara lelaki dengan lelaki, perempuan dengan perempuan.
Mendengar itu saja rasanya mual pengin muntah bahkan jijiknya sampai ke ubun-ubun. #maaf
Aduhhh… Masa iya sih ‘pedang’ bertarung dengan ‘pedang’. Permainan anggar dong
Apakah hubungan seks dengan sesama itu benar-benar bisa memuaskan nafsu birahinya ? Untuk apa dilakukan hubungan seks sejenis ? Padahal yang beda jenis saja kenikmatan yang diberikan luar biasan kok mau-maunya pasangan homo atau lesbi mau berbuat seperti itu?

Tujuan mereka melakukan seks sejenis itu apa ya ? Nggak adakah rasa mual dan jijikkah mereka ?

Naudzubillah min dzalik.
(NV29)

@30082014 03:46 PM

Kajian Islam (Ramadhan) 7 “Ibadah Haji / Umroh”

KAJIAN ISLAM (RAMADHAN) 7 ===> IBADAH UMROH / HAJI (2)
Written by : Novy E.R.

Umroh atau haji bukan untuk yang  mampu secara materi saja. Ada banyak orang  kaya materi tapi tidak dipanggil-panggil dan tidak berkeinginan, ada yang dipanggil, ada yang sudah lunas bayar umroh atau haji tapi mengundurkan diri, ada pula orang miskin tapi dengan semangat dan usahanya akhirnya datang menemuiNYA. Jangan bilang
“Belum ada kemampuan secara financial…”
Karena ibadah haji ataupun umroh benar-benar ibadah panggilan jiwa. Allah ingin bertemu kita di tempatnya yang banyak malaikat dirunkannya. mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Begitu dengan Baginda rasulullah SAW ingin kita  mengunjungi rumah dan masjidnya di Madinah.

Kabah kiblat Sholt, Thawaf Mengelilingi Kabah.. Seakan-akan kita bisa melihat Allah SWT langsung depan kita, Subhanallah

Kabah kiblat Sholt, Thawaf Mengelilingi Kabah.. Seakan-akan kita bisa melihat Allah SWT langsung depan kita, Subhanallah

1. Niat wajib disertai dengan usaha. Seperti apa ? Niat tulus karena Allah dan usaha yang baik serta halal pula.
2. Mencari informasi pelaksanaan ibadah umroh atau haji darimanapun baik trvel agnecy, literatur tentang hal tersebut di internet atau buku. Atau mengunjungi sanak saudara dan keraba yang baru pulang dari Baitullah.
3. Berdoa dan pasrah dengan langkah Allah memanggil kita. Kalau ternyata jalannya kita ke Baitullah tidak sesuai dengan kehendak kita, ya pasrahkan saja. lakukan panggilan Allah tetap semangat dan ihlas. Percaya hanay pada Allah.
4. Banyak ujian dan cobaan. Kalau ada halangan dan rintangan tetap berlanjut bila hati sudah dipanggil menemuiNYA di Tanah Suci. (NV29)

@08072014 09:11 PM

KAJIAN ISLAM (RAMADHAN) 6 ===> IBADAH UMROH

KAJIAN ISLAM (RAMADHAN) 6  ===> IBADAH UMROH
Written by : Novy E.R.

Kabah kiblat Sholt, Thawaf Mengelilingi Kabah.. Seakan-akan kita bisa melihat Allah SWT langsung depan kita, Subhanallah

Kabah kiblat Sholat, Thawaf Mengelilingi Kabah.. Seakan-akan kita bisa melihat Allah SWT langsung depan kita, Subhanallah (photo by : NV29)

Ibadah umroh  standart 9 atau 10 hari, itu saja terasa waktu berlalu sangat cepat. Masih ada yang kurang dan ingin kembali lagi untuk beribadah lebih lama di Tanah Suci , pusatnya agama Islam dan tempat-tempat bersejarah perjuangan para nabi dan rasul. Nah, kalau umroh hanya tiga hari apa malah bisa khusyuk beribadah?
Umroh yang artinya berkunjung atau berziarah ke tempat bersejarah dan berdoa di tempat-tempat mustajab karena banyak malaikat penuh rahmatNya diturunkan  di Tanah Suci tersebut.
Umroh disebut juga haji kecil tetap membutuhkan ibadah fisik dengan istirahat yang cukup, di samping ibadah rohani dengan melaksanakan ritual umroh seperti :

1. thawaf 7 kali putaran

2. sai di Bukit Shafa – Marwah 7 kali putaran

3. tahalul

Semua dilakukan dengan tertib agar lancar dan diberkahi olehNYA.

Belum lagi perjalanan antara Mekkah – Madinah memakan waktu lima jam perjalanan, mau berziarah ke junjungan Nabi Muhammad SAW mesti antri berjam-jam terlebih buat kaum hawa  hanya pada jam tertentu.

Bila kita berniat melakukan ibadah umroh ke Tanah Suci seharusnya ada waktu khusus dan tiba terburu-buru dalam kurun waktu yang sangat singkat. Niat lurus menghadap panggilan suci Allah SWT tidak boleh sedikitpun ada alasan lain kecuali IKHLAS, lillahi ta’ala.
Seperti saat ada isu miring virus MERS yang ternyata hanya isapan jempol belaka. Hanya dari orang-orang yang ingin melemahkan iman dan taqwanya kepada Allah SWT.  Banyak yang ragu dan takut sehingga niatnya kurang lurus dalam menuju panggilan Allah SWT hanya karena kuatir virus yang katanya berasal dari Onta (padahal ini hewan special).
Begitu pula dengan niat-niat yang tidak (kurang) ikhlas, lebih baik jangan beribadah umroh ke Tanah Suci dulu.

So, seringkali para travel saat hendak memberangkatan calon jamaahnya atau manasik haji bagi calon jama’ah yang akan berangkat selalu menanamkan niat yang lurus. Hanya karena Allah SWT.

Pesan sang penulis :

1. Agar meluruskan niat hanya karena Allah ta’ala. Haji bukan sekedar gelar atau sekadar memenuhi rukun Islam yang kelima. Umroh bukan sekadar berziarah (berkunjung) dan menyerbu pusat-pusat perbelanjaan.

2. Ada isu yang tidak jelas kebenarannya jangan dipercaya. Yang penting kita sudah berusaha tertib administrasi seperti suntik maningitis, meminum vitamin (suplemen) , istirahat yang cukup. Selanjutnya pasrahkan saja pada yang memanggil kita untuk datang menemui undangannya.

3. Berdoa sebisa dan semampu kita, Allah Maha Tahu isi hati setiap hambaNYA kok. Nggak perlu panjang-panjang dengan  kalimat yang dibuat sebagus mungkin. Allah tahu ketulusan dan kemurnian kita memohon, bermunajat padaNYA. Semua tergantung situasi dan kondisi.

4. Semangat dalam menuju panggilan suciNya dalam beribadah.

Salam Ukhuwah, NV29

@08072014 05:39 PM

KAJIAN ISLAM (RAMADHAN) 5

Niat & Semangat Karena Allah
Written by : Novy E.R.

Ibadah itu mesti semangat
Ibadah itu bukan dari sisa-sisa kelelahan
Ibadah itu mesti ikhlas karena Allah Ta’ala
Karena pertolongan Dia sungguh dekat
Karena kesulitan itu pasti menghampiri kita
Namun kemudahan akan datang menyusul
Gunakan waktu ibadahmu dengan D.U.I.T.
Doa …
Usaha ….
Iktiar …
Tawakal ….

Ayo di bulan suci nan mulia
kita tingkatkan iman dan taqwa
hanya karena kecintaan kepada Rabb Illahi
jangan pernah berselingkuh padaNYA
Semoga kita selalu diberi petunjuk dan jalan keluar
atas semua permasalahan yang menghampiri kita (NV29)

@07072014 09:49 PM

KAJIAN ISLAM (RAMADHAN) 4 ==> Muamalah (Sewa Menyewa) Online Di Era Internet

Written by : Novy E.R.

Saya bukanlah orang yang pandai dalam ilmu pengetahuan agama Islam. Saya masih belajar menyempurnakannya. Namun karena saya orangnya suka mebaca dan menulis yang bisa jadi manfaat buat siapa yang membacanya apalagi para pembca termotivasi akan tulisan-tulisan yang saya share. Dengan adanya blog akhrinya kesempatan itu benar-benar saya pergunakan. Asyiknya menulis di blog itu terasa nikmat sekali karena nggak menunggu dari penerbit atau redaktur media cetak kapankah akan memuat tulisan saya.

Di bulan Ramadhan ini tentang KAJIAN ISLAM (RAMADHAN) saya ambil dari seuah ayat Al Qur’an mengenai “KESAKSIAN DALAM MUAMALAH”.

Agaknya ini cocok buat saya yang suka menulis artikel wisata beserta reservasi sebuah penginapan khusus keluarga dan rombongan yang Insya Allah amanah dan manfaat.

Mengenai hal tersebut berada dalam Surah Al Baqarah ayat 282 – 283 yang artinya :

282 – Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. DAN HENDAKLAH SEORANG PENULIS DI ANTARA KAMU MENULISKANNYA DENGAN BENAR. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah dia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah dia bertakwa kepada Allah Rabbnya, dan jangan-lah dia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah muamalahmu itu), kecuali jika muamalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

283 – Jika kamu dalam perjalanan (dan bermuamalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Rabbnya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya dia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Catatan Penulis (Novy E.R.) :

Muamalah di sini adalah berjual beli, berutang piutang atau sewa menyewa dan sebagainya.

Berhubung sekarang teknologi makin canggih dan masalah perjanjian dan pencarian persewaan sebuah penginapan juga lebih banyak dilakukan secara online, so saya akan belajar menafsirkan sesuai keadaan sekarang. Yakni dalam hal persewaan (sewa menyewa) secara online yang saya lakukan. Semoga tulisan saya menjadi hal sewa menyewa (muamalah) online yang amanah.

Saya berusaha untuk menjadi penulis yang amanah untuk bisa dipertanggungjawaban di akhirat kelak. Dan menjadi penulis blog yang bermanfaat bagi para pencari literatur di dunia internet. Tidak sekadar menulis, tidak sekadar promosi dagangan yang mengejar keuntungan materi semata.

Dengan adanya blog wisata unggulan saya yang paling ramai pengunjungnya di antara blog-blog saya lainnya, saya pun kebanjiran menerima tawaran dalam hal sewa menyewa sebuah penginapan.

Dengan adanya penginapan keluarga, saya ingin penginapan kami hanya disewa oleh orang-orang yang bertanggung jawab hanya mempergunakannya untuk kesenangan sebagai sarana istirahat (liburan) di daearah pegunungan yang sejuk dengan membawa kebaikan karena Allah SWT. Bukan untuk berfoya-foya seperti adanya transaksi pelacuran atau narkoba memalukan dan menjijikkan. Semoga penginapan kami dijauhkan dari murka Allah. Melalui tulisan-tulisan saya pulalah ini adalah doa secara online (mohon di AMIN kan ya friends).

Barang tanggungan itu diadakan bila satu sama lain tidak saling mempercayai.

Untuk dapat saling percaya dipercayai di dalam muamalah (sewa menyewa) online ini, yakni antara pihak calon penyewa dan hunian yang disewa adanya bukti yang Insya Allah ini bisa jadi alat bukti transaksi yang sah dan mendapatkan ijin dari Allah SWT.

Biasanya apabila telah terjadi kesepakatan dari para customer kami untuk reservasi penginapan, masalah keuangan yang ditransfer tentulah akan sesegara mungkin saya minta dan kabar bukti telah diterima alat pembayaran itupun saya kirimkan balik setelah saya saving di BlackBerry saya seperti contoh berikut.

Saksi (bukti payment) itulah saksi kami dalam bermuamalah (sewa menyewa) yang sah. (NV29)

Bukti Muamalah (sewa menyewa) Online by Novy E.R.

Bukti Muamalah (sewa menyewa) Online by Novy E.R.

 

Salam Wisata & Menulis,

@05072014 08:04 PM

Kajian Islam (Ramadhan) 3

KAJIAN ISLAM (RAMADHAN) 3 
Written by : Novy E.R. 

Kaum wanita yang beriman, Lagi cuti puasa ? 
Daripada ditinggal sanak saudara, suami, anak pergi trawih ke masjid atau musholla, boleh-boelh saja update status di facebook, twitter tapi update yang positif dan bermanfaaat ya. 

Ingat, di zaman sekarang teknologi yang semakin dibutuhkan itu adalah karunia dan ujian dari Allah SWT, yang mana bisa memudahkan kita untuk memperbanyak kebaikan atau memperbanyak dosa. 

Hayo yang masih posting kata- kata vulgar atau fotofoto yang ‘vulgar’ silahkan didelete saja, ganti dengan postingan berguna bagi kita sendiri (karena tulisan juga bisa jadi doa) dan juga buat orang lain. 

Mau FB, Twitter, Whats App, BBM di bulan suci nan mulia ini , di mana tinggal menghitung hari penentuan nasib Bangsa Indoonesia untuk lima tahun ke depan siapakah yang memimpin, tetaplah tidak perlu perang kampanye jagoan kita. Tetap aja kita jadi rakyat pemilih dan tetap jadi hamba Allah SWT yang menjalankan rutinitas bualn suci Ramadhan (bagi umat Islam yang beriman). Semangat Ramadhan, Semangat Raih Kasih Sayang Allah SWT sajalah !!! (NV29) 

@04072014 05:30 PM — with ER Novy at Teknologi itu bisa kebaikan atau keburukan .

Kajian Islam (Ramadhan) 2

Written by : Novy E.R.

Di hari keenam bulan Ramadhan 1435 H ini hayo… siapakah yang masih berpuasa ? Kaum lelaki yang beriman, jangan pernah batal sedikitpun ya karena itu anugerah bagi kaum lelaki tidak ada halangan untuk membayar hutang puasa kita. Kecuali sakit yang memang benar-benar tidak bisa berpuasa atau orang tua sekali yang sangat lemah kondisinya untuk cukup membayar fidyah.
Bagi kaum perempuan juga memiliki anugerah tersendiri karena ada waktu sesaat untuk tidak berpuasa namun susah harus membayar hutang (semoga masih diberi umur panjang agar bisa segera membayar lunas hutang-hutang kita).

Buat kaum perempuan yang sedang mendapatkan ‘cuti’ Ramadhan jangan putus assa untuk tetap bisa meraih cinatNYA. Waalu nggak bisa sholat, ngaji Al Qur’an, iktikaf ke masjid masih banyak hal-hal positif lainnya seperti :

1. Membaca terjemahan Al Qur’an saja.
2. Berdzikir
3. Bersedekah
4. Membaca atau browsing kajian-kajian Islam yang bermanfaat insya Allah akan mendapatkan pencerahan dan pahala.
5. Yang positif dan baik-baik asal disertai niat karena Allah untuk ibadah

http://edukasi.kompasiana.com/2012/07/24/puasa-bagi-perempuan-479484.html  (NV29)

@04072014   05:00 PM

Kajian Islam ( Ramadhan ) 1

Written by : Novy E.R.

Berpuasa Ramadhan  itu wajib hukumnya bagi :
* seorang Muslim yang berakal, baligh, mampu berpuasa
* tidak sedang haid atau nifas bagi wanita
* sedangkan untuk anak kecil disuruh untuik berpuasa jika ia mampu agar
menjadi terbiasa.

So, mengapa masih banyak  oang-orang yang sebenarnya mampu berpuasa, kasihan melihat kaum dhuafa kelaparan tapi dirinya tidak juga mau melaksanakan puasa wajib? Semoga orang-orang seperti itu segera dibukakan hidaya oleh Allah SWT. (NV29)

@02072014 05:34 AM

Menuju Baitullah Itu Panggilan Hati

Kabah Kiblat Sholat

Kabah Kiblat Sholat

MENUJU BAITULLAH ITU PANGGILAN (Tidak Peduli Kaya atau Miskin) ===> part 1
Written by : Novy  E.R.

Ada yang bilang,“Allah SWT itu ada  di mana-mana.Apa kalau kangen sama Allah harus ke Mekkah – Madinah ?”
Memang Allah ada di mana-mana, bahkan Allah itu sedekat urat leher kita.
Seperti dalam firman Allah SWT dalam QS. Qoff : 16-17 yang artinya :

“Dan Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.” (QS. Qoff : 16 – 17)

Nah kalau mesti ke Mekkah – madinah entah  untuk beribadah umroh maupun haji bagi yang mampu tidak ada masalah soal materi, tapi bagaimana dengan kaum miskin, jadi tidak sempurna dong keislamannya ?
Kata siapa orang yang pergi umroh atau haji mesti orang yang mampu secara materi? Masih banyak orang yang tidak mampu akan tetapi berkah niatnya yang tulus ditambah dengan usaha  dan kerja kerasnya akhirnya Allah SWT berkenan memanggilnya untuk bertemu di Tanah Haram dan Tanah Halal dengan jalanNYA yang tidak pernah disangka-sangka.
Ada tukang jamu yang penghasilannya pas-pasan, ada tukang becak, ada
pemulung tapi karena niat dan usahanya yang gigih akhirnya jalan menuju ke Baitullah terbuka lebar. Subhanallah.

Bahkan ada dari segi kesehatan okay, dari keuangan dan harta benda juga lebih-lebih tatapi karena niatnya yang kurang lurus menghadap Allah, akhirnya hanya karena ada satu hal yang belum tentu kebenarannya mengundurkan diri dari niatnya melaksanakan ibadah ke Tanah Suci. Astaqfirullah.

Menuju Baitullah, itu adalah panggilan Allah dari tiga jenis panggilan. Yang pertama panggilan saat mau sholat, ada adzan memanggilnya. Panggilan berikutnya adalah menuju alam keabadian alias kematian.
Dan panggilan yang ketiga adalah panggilan hati menuju  Tanah Suci Mekkah dan Madinah.
Haji adalah ibadah wajib dalam Rukun ISlam yang kelima.
Karena di Indonesia sistem pelayanan haji regular masih menunggu lama dalam jeda waktu 10-15 tahun, haji plus jeda antri 5-7 tahun, so pilihan utnuk berkunjung ke Baitullah yang melalui umroh. Umroh pun bila musim seperti Ramadhan juga banyak sekali jamaah yang ingin khusyuk beribadah ke sana.

Sebenarnya untuk bertemu Allah memang tidak harus ke Kabah dan sekitarnya, tapi di Jazirah Arab kita berkunjung (ziarah) karena ke pusat sejarah  Agama Islam, berziarah ke makam nabi bukan untuk tujuan sirik. MEneladani perjuangan Ibu Siti Hajar yang wira wiri dalam perjalanan Sa’i (Shafa – Marwah), melihat KAbah dan sholat langsung di hadapanNYA. Subhanallah, nikmat dan syahdu. Beda dengan di Indonesia. Di  Tanah Haram &  Halal sana ibadah benar-benar fokus. Ibadah sholat, ngaji, dzikir atau tafakur benar-benar lain dari yang lain. Ya sebuah perjalanan wisata paling nikmat. Seperti saya bilang di postingan saya bulan Mei 2014 yang baru lalu , perjalanan wisata ke Bali biasa saja (banyak melihat maksiat, orang-orang/bule telanjang, Naudzubillah min dzalik). Ke Singapura ya hanya gitu-gitu saja.
Tapi berkunjung Tanah Suci tidak bisa diukur secara lahiriah saja.
Di Indonesia  sholat wajib saja terkadang masih buru-buru, sholat sunnah kalau ingat, ke masjid juga tidak setiap saat.

Sekarang mau ke Baitullah tinggal :
1. Luruskan niat
2. Sempurnakan ikhtiar
3. Tawakal (pasrah) pada Allah semata

Sekian dulu, masih berkelanjutan………..  (NV29)

@25062014 11:48 AM

Islam Itu Indah

ISLAM ITU INDAH

Written by : Novy E.R.

Ini bagi umat Muslim yg puasa nifsu syakban,baca yaasiin bada maghrib. Bg yg tdk melakukan krn dianggap tdk ada tuntunan/dalil ya saling menghormati perbedaan ibdah dlm Islam yg indah. Yg penting ibadah seperti ngaji,puasa,sholat IKHLAS krn Allah semata.Bkn yg lain apapun&sapapun.

Nifsu Syaban atau pertengahan bulan Syaban yang pada tahun 1435 Hijriyah ini akan jatuh pada hari Malam Jum’at bertepatan dengan 12 Juni 2014.

Acara Nifsu syaban dimulai dengan sholat dua rakaat setelah sholat Maghrib dan kemudian dilanjutkan dengan membaca surah Yaasiin dan doa Nifsu Syaban sebanyak tiga kali. “Sholat dua rakaat sesudah sholat Maghrib. Sesudah membaca surah Al Fatihah pada rakaat pertama, hendaklah membaca surah Al Kafirun. Dan pada rakaat kedua sesudah Al Fatihah, yaitu membaca surah Al Ikhlash.“

Bacaan surah Yaasiin dan doa Nifsu Syaban itu diniatkan untuk memperbaiki nasib dan takdir kita. Adapun bacaan yang pertama hingga ketiga (sesudah salam, membaca surah Yaasiin tiga kali dengan niatan dan bermohon) :

a.minta ditetapkan iman (memohon agar kita diberi ketetapan dan kekuatan iman kepada Allah dan tak pernah goya pendirian).

b.minta rezeki yang halal dan banyak untuk bekal ibadah (memohon kepada Allah, yang tidak menghalangi kita untuk mendekatkan diri kepadaNya)

c.minta diperpanjangkan umur karena ibadah kepada Allah Ta’ala (agar Allah memberi kita usia yangpanjang dan berkah) Doa-doa Nifsu Syaban selalu dibaca di beberapa negara berdasarkan hadits rasulullah. “Ajal-ajal manusia itu diputuskan dari Syaban hingga bulan Syaban berikutnya. Ada orang yang baru menikah, dan ada yang anaknya baru saja lhir, namun nama orang itu telah tercantum dalam Buku Induk.” (Hadits Riwayat Imam Ad-Daylani, Ibnu Abid Dunya, Ibnu Jarir, Al Baihaqi, dan Ibnu Abi Hatim).(NV29)

@12062014

http://­wacanarivita.wordpres­s.com/2010/07/26/­dunia-spiritual-doa-n­ifsu-syaban