Tulisan = Kata Hati Yang Bicara

MENULIS ITU HATI YANG BICARA
Written by : Novy E.R.

“Menulislah dengan jujur, mengalir dan benar dan tak perlu terbebani harus bagus”

Banyak para pakar penulis yang profesional selalu bilang seperti itu. Karena menulis yang bagus itu bukan kita bisa merangkai kata-kata dengan kalimat yang gaya bahsa tinggi, namuan menulis yang bagus itu adalah mengalir dengan sendirinya, jujur dan qana’ah, tak dibuat-buat. Menulis itu adalah ungkapan hati yang tidak bisa diungkapkan melalui kata-kata.

Menulis tak perlu terbebani harus nulis tentang ini dan itu.
Musim kampanye partai politik ada keinginan menuliskannya, tapi kita tak bisa dan dapatkan ide buat nulis. Ya sudah jangan ikut-ikutan nulis tentang parpol dong.
Musim musibah erupsi kelud yang baru terjadi bila kita juga tak berminat ya jangan diambil untuk bahan tulisan karena jadinya kita menulis dengan paksaan. Bukan dari hati.

Seorang novelis yang mencetak hits, bukunya jadi best seller karena telah menulis novel cerita cinta yang memiliki nilai-nilai spiritual dan pencerah jiwa, ya jangan ikut-ikutan kalau kita nggak memiliki skill untuk menuliskannya dengan tema tersebut. Bila kemampuan kita hanya bisa nulis cerita mini atau Flash Fiction atau novel komedi, silahkan diteruskan. Siapa tahu di kemudian hari akan jadi best seller.

Ingin menulis puisi seindah pujangga senior Chairil Anwar tetapi tidak bisa-bisa, sementara kemampuan nulis puisi hanya pengolahan kata-kata yang sederhana tidak ada masalah. Nggak perlu dikirim kemdia kalau nggak yakin, cukup posting di blog yang sudah kalian buat. Lalu dikumpulkan jadi satu buku buat koleksi pribadi atau souvenir kenangan buat teman-teman atau rekan bisnis kalian saja. Tetap bisa berkarya untuk dibaca khalayak umum kan?

Yang pasti setiap hari berlatih menulis dari hati, apa adanya, gaya sederhana tema apapun tetap menarik. Dimulai dari buku harian offilnes ke blog. Rutin setiap hari so pasti ada keyakinan diri menulis kita akan meningkat dan kualitas menulis kita juga menjadi lebih baik.

INGAT! Setiap karya itu tidak ada yang jelek. Percayalah! (NV29)
Malang Raya @ 07042014

 

Partai Penulis Indonesia :)

PARTAI TANPA KAMPANYE (PPI)

Ikuti Grup JPI di Facebook

Ikuti Grup JPI di Facebook

Repot-repot mau milih mana partai politiknya tiga hari lagi. Ya sudah pilih saja PPI alias Partai Penulis Indonesia.  
Dijamin sip dan mantap dalam memberikan sumbangsih kemajuan negeri nan indah , Indonesia Raya melalui rangkaian kata-kata yang indah dan enak dibaca. Dalam berbagai topik mereka lihay menyampaikannya. Entah dikemas dalam kategori fiksi maupun non fiksi, “caleg-caleg” yang tergabung dalam PPI tidak mengumbar janji dan tidak saling menjatuhkan lawan satu sama lain. Bahkan saling merangkul untuk bahu membahu dan mendukung penuh dalam berkarya. Lihatlah dalam berbagi coretan para penulis baik pemula maupun profesional, baik sudah terbit buku, nongol di harian pagi ataupun masih sekelas blog.
Tuhkan untuk kemajuan negeri kita juga dalam memberikan inspirasi dan memberikan pandangan positif ke luar negeri bahwasannya di negeri ini banyak orang cerdas dan berbakat dalam menulis.

Caleg-caleg PPI :
1. Caleg Novelis & Cerpenis
2. Caleg Motivator Menulis
3. Caleg Konseling & Bimbingan Menulis
4. Caleg Dakwah Menulis
5. Caleg Blogger
6. Caleg Travel & Write
7. Caleg Pujangga

Hayo, masih repot memilih partai manadengan banyaknya caleg (untuk lokal) yang belum dikenal?
Partai Penulis Indonesia saja yaa…. Gitu Aja Kok Repot…. Sip, hahahahaha….. (NV29)

Salam Indonesia Damai Memilih

Malang Raya @ 06042014

INDONESIA MEMILIH

AJANG PROMOSI & JANJI DALAM PESTA DEMOKRASI

Written by : Novy E.R.

New Parpol 2014New Parpol 2014

Banyak orang-orang narsis di pinggir jalan. Gede banget lagi gambar yang terpampang. Janji-janji dan komitmen ditulis dalam sebuah banner besar yang menampilkan wajah narsis mereka. “Insya Allah Amanah”

“Insya Allah Berkah”.

“Mau sejahtera? Jangan lupa pilih saya, coblos nomer sekian, Indonesia Makmur”.

Dan masih banyak lagi kata-kata berbau promosi unjuk kebanggaan diri, ingin merebut hati rakyat yang kurang beberapa hari akan digelarnya sebuah pesta, Pesta Demokrasi.

Bla bla bla….Sah-sah saja menggelar kelebihan diri, ya masa sih mau promosi mesti keburukan juga diungkap. Ntar calon-calon pemilih jadi keder mau memilihnya jadi wakil rakyat dong… Hanya ada persaingan dan perlawanan yang sehat untuk satu visi dan misi memajukan Indonesia menjadi negara yang adil, makmur, tentram dan sejahtera.

Tanpa bermaksud memihak salah satu baik partai politik maupun kader-kader calon legislatifnya, di sini akan saya kutipkan ayat-ayat dari sebuah kitab suci Al Qur’an yang sekiranya bisa dijadikan renungan bagi para calon pemimpin daerah maupun negara. Tentang sebuah janji.

Surah Al-Munafiqunadalah surah ke-63. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 11 ayat. Dinamakan Al Munaafiqun yang berarti Orang-orang yang munafik karena surat ini mengungkapkan sifat-sifat orang-orang munafik dengan pokok surah :

* Keterangan tentang orang-orang munafik dan sifat-sifat mereka

   yang buruk diantaranya ialah pendusta, suka bersumpah palsu,

   sombong, kikir dan tidak menepati janji

*  Peringatan kepada orang-orang mukmin supaya harta benda dan

    anak-anaknya tidak melalaikan mereka, insyaf kepada Allah, dan

    anjuran supaya menafkahkan sebahagian rezki yang diperoleh.

Surah Al Isra’ ayat 34

“Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya.’ SQ. Al-Isra’: 34.

Surah Al An’an ayat 152

“Dan penuhilah janji Allah.”

Surah Ar- Ra’du ayat 20

“(yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian.”

 Surah Ali Imran ayat 76

“(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nyadan bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa”

 Surah Al Baqarah ayat 40

“Dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu.”

 HR. Bukhari & Muslim

“Barangsiapa yang tidak menepati janji seorang muslim, maka dia mendapat laknat Allah, malaikat, dan seluruh manusia. Tidak diterima darinya taubat dan tebusan.” (HR. Bukhari, 1870 dan Muslim, 1370)

Silahkan direnungkan sendiri-sendiri dan menerjemahkan maksud daripada firman Allah SWT tersebut di atas.

Dengan merenungi ayat-ayat suci tersebut, kita semua berdoa bagi para pemenangnya untuk tidak melupakan sebuah janji akan amanah yang dititipkan oleh Tuhan kepada para wakil rakyat. Dengan memenuhi dan menjaga amanah dan janji tersebut, semoga pertolongan Allah selalu dekat dengan Anda. Dan Andapun memiliki karakteristik IMAN & TAQWA yang baik. Jangan pernah untuk mengkhianati dan melanggar janji yang sudah dibuatnya sendiri. Yang kalah pun akan legowo dan semakin berbenah diri untuk maju di putaran pemilihan lima tahun ke depan.

Tunjukkan Indonesia Damai, Indonesia Demokratis, Indonesia memilih.(NV29)
Salam Demokrasi

Malang Raya @05042014

 

Perlukah Nama Pena Samaran ?

PERLUKAH NAMA PENA SAMARAN UNTUK KARYA KITA ?
Written by : Novy E.R.

Senangnya nama Novy E.R. ada di majalah nasional

Senangnya nama Novy E.R. ada di majalah nasional

To the point saja, bagi saya tidak perlu nama pena samaran. Lebih baik nama kita sendiri entah itu nama lengkap atau hanya nama panggilan saja. Mengapa ?

1. Karena dengan memakai nama pena yang bukan nama sebenarnya tidak banyak orang tahu terutama orang-orang terdekat kita baik itu saudara / keluarga, teman lama maupun baru bila kita memiliki sebuah potensi besar. Bukan untuk sombong, tapi bila ada karya kita dibaca orang lain bahkan menjadi karya favorit pembaca , tentu banyak orang yang menyukai dan akan disebarkan bila memiliki kawan atau saudara yang cakap menulis. “Karya ini bagus, nih lho saudaraku, kawanku yang ternyata diam-diam memiliki bakat terpendam positif dan bergengsi.” Menulis itu kan nilai plus yang keren punya lho… Bersyukurlah bagi kiat yang dianugerahi potensi luar biasa dasyatnya ini.

2. Memang kita menulis bukan untuk mencari popularitas, akan tetapi lebih dari itu. Ingin karya kita bermanfaat dan dihargai. Begitu senangnya bila ada pembaca yang menyukai ternyata kawan kita yang sudah lama tidak ketemu, misalnya.

3. Kebanggaan bagi orang tua yang ternyata nama pemberiannya menjadikan anaknya menjadi orang yang memiliki prestasi luar biasa dengan menulis. Dikenal banyak orang karena karya-karya terbaiknya. Banggalah kalian dengan nama asli sejak lahir maupuan nama memakai nama panggilan saja untuk tulisan kita. Ungkapan terima kasih kepada orang tua kita dengan memberikan hasil karya terbaik. Banggalah pula para orang tua yang memiliki anak suka menulis dan tulisannya tersebar di banyak media (termasuk media internet / blog) apalagi itu tulisan yang bermanfaat bagi banyak orang.

Apakah nama pena di setiap karya kita mesti nama lengkap atau singkat saja ?

1. Boleh nama panjang tapi bila dirasa kepanjangan pilihlah nama pendek. Seperti penulis blog unggulan wisata Malang Raya ( Novy E.R.) yang hanya memakai nama panggilan (kesayangan) saja.

2. Atau seperti seorang dokter yang juga penulis.Nova Riyanti Yusuf yang menyingkat namanya menjadi “Noriyu”. Keren juga ya ?

3. Bagi perempuan yang sudah menikah boleh nama panggilan (kesayangan) ditambah nama suami agar karya-karya seabadi cintanya bersama pasangan hidupnya di dunia dan akhirat. Boleh juga nama panggilan digabung dengan kegemaran kita , misal nama panggilan Sarah yang menyukai masakan rawon, jadikan saja nama Sarah Rawon. Atau memakai julukan seperti contoh nama Budi yang gendut dan di dalam karya menggunakan Budi Ndut.

Sekarang, masihkah kalian menulis dengan menyembunyikan nama sebenarnya (penulis seorang perempuan tulen, tapi naskah-naskahnya kok nama lelaki tulen , eg. : Siti Annisa menjadikan pena dengan Mochammad Agung).

Yuk berkarya dan menunjukkan karya terbaik kita yng membuat nama kita dikenang sepanjang masa dan menjadi kebanggaan orang tua kita.(NV29)

 
Salam Menulis,

@29032014

(Materi Pelajaran IT) Akses Internet

AKSES INTERNET
Written by : Novy E.R. Twitter @NovyWriter


cropped-wacana-online.jpg

Apa yang kalian buka pertama kali di internet saat komputer atau laptop dinyalakan ?
1. Facebook, Twitter,… (Jejaring sosial lainnya ?)
2. Youtube
3. E-Mail & Yahoo Messenger
4. Google (Untuk pencarian yang diinginkan?)
5. Lainnya …..

Tergantung setiap individu apa tujuan mereka mengakses internet. Ada yang sekadar iseng browsing, ada yang memang internet untuk kerja, ada yang mencari literatur dan sebagainya alasan tiap-tiap orang dalam mengakses yang namanya internet.

Hidup di zaman akhir di mana teknologi makin canggih dan kebutuhan akan internet terus meningkat jumlah penggunanya, mau tidak mau kita meski melek teknologi. Jangan gagap teknologi. Banyak informasi yang kita dapatkan dengan mudah. Sekali buka situs Google (yang kini dijuluki oleh orang Indonesia ‘Mbah Google’ tempat buat buat pencarian aneka topik) sudah muncul berbagai situs yang menampilkan judul-judul yang hendak kita buka dan baca-baca. termasuk persaingan di dunia internet seperti bisnis merajalela. Internet begitu mudah untuk publikasi bidang usaha kita.

Google dan Youtube mungkin itu yang paling sering dibuka. Google karena situs berbasis pencarian informasi yang mudah dengan desain web yang sederhana. Sedangkan Youtube adalah pencarian informasi melalui video. Video musik, film, dakwah, bahkan ajang promosi diri dan usaha juga banyak disebar melalui situs video terbesar satu ini.

YOUTUBE favorit saya karena buat teman menulis. Kenapa ? Karena sembari nulis saya bisa mendengarkan lagu-lagu yang kuinginkan. MAu lagu terbaru maupun lagu-lagu jadul yang terkadang amsih enak didengar hingga kini. Atau lagi mengalami kekosongan ide nulis, ya lihat film karya teman atau mendengarkan dakwah (ini bisa juga kusambi nulis,hehe…)
Mengawali akses internet so pasti youtube andalan (bila nulisnya malam-malam). Kini jarang banget mendengarkan lagu melalui file lagu di komputer karena youtube lebih asyik buat dengerin lagu atau dakwah sembari nulis.

E-MAIL pastilah buat cek atau nulis surat elektronik. cek milis juga mengasyikkan. Kirim-kirim naskah tulisan nggak perlu repot-repot diprint, dibendel dan nyari waktu ngirim ke kantor pos karena e-mail hanya dalam hitungan detik sudah nyampai ke yang kita tuju. Bahkan e-mail gagal juga langsung dapat pemberitahuan (GPL alias Gak Pakai Lama nunggu sudah nyampai belum ya?)

FACEBOOK & TWITTER situs jejaring sosial online terbesar ini asyiknya buat baca-baca status atau tweet teman yang bisa jadi ide menulis juga lho… Eehh ajang promosi juga kali dan pastinya juga merupakan sarana paling irit biaya publikasi, hehe..

YAHOO MESSENGER, di era 90an hingga 2008 an sarana chatting ini ramai dan banyak peminat. Semenjak Facebook ada layanan chatting, Yahoo Messenger atau YM kok jadi sepi ya. hanya beberapa yang masih menggunakan layanan chatting ini. Padahal asyik juga chatting di YM buat sarana silahturahmi atau ngobrol-ngobrol iseng bersama teman. Yang mau chatting via YM yuk ke sana yuk… Add aja dari blog aku yang sudah terpasang widget YM.

MILIS (MAILING LIST). Satu lagi yang sekarang jarang dikenal dan dipergunakan para netter (sebutan pengguna internet) adalah MILIS. Tau nggak apa itu MILIS? Milis itu singkatan dari Mailing List adalah sebuah wadah grup diskusi di internet di mana setiap orang bisa berlangganan dan ikut serta didalamnya. Anggota milis dapat membaca surat dari orang lain dan kemudian mengirimkan balasannya. Secara sederhana, milis adalah sebuah daftar alamat surat elektronik yang mempunyai kesukaan atau kepentingan yang sama. termasuk milis alumni sekolah kita. Kini milis kok jarang dikenal dan digunakan.

Internet yang makin popular ini sepertinya lebih bermanfaat sebelum banyaknya situs jejaring sosial ikutan update. Dulu ada YM, Milis, e-mail sering digunakan untuk hal-hal yang memang dibutuhkan. Sekarang orang buat email hanya untuk buka facebook terus dilupakan. Padahal email lebih manfaat juga terutama di dunia kerja & usaha. E-mail yang tidak dibuka sama sekali juga akan hangus, tentu akan bermasalah juga pada situs sosmed yang bila kita masuknya menggunakan email yang dibiarkan begitu saja.

Saran saya pergunakan internet dengan :

1. NIAT yang baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Innamal A’malu Bin Niyat,Sesungguhnya setiap amalan harus disertai
dengan niat. Setiap orang hanya akan mendapatkan balasan tergantung
pada niatnya.

2. MILIKILAH E-MAIL, jangan banyak memiliki email (paling banyak dua akun
email saja agar tidak merepotkan). Satu untuk situs jejaring sosial seperti
FB, Twitter dan satunya bial Anda untuk pekerjaan rutin di kantor Anda atau
usaha Anda. Tapi bila internet hanya sekadar browsing dan buka facebook
saja , milikilah satu email dan jangan lupa sering dibuka seperti Anda
membuka FB ya agar tidak hangus.
Tidak punya akun FB atau Twitter, E-mail tetap dibutuhkan di zaman
teknologi makin canggih ini, so kenapa nggak membuat saja ? Gratis dan
mudah. Ada Gmail, Yahoo, Hotmail atau pilihan situs lain untuk membuat
email.

3. FB juga jangan sekadar ikut-ikutan lantas nggak pernah dibuka akan penuh-
penuhi sampah internet saja, selain itu oleh pihak utama admin FB akan
menutup akun Anda yang tidak eksis lagi. Bisa dianggap akun palsu.
Pergunakan untuk ajang silahturahmi dengan teman-teman lama,
komunitas yang sesuai dengan minat Anda misal Komunitas Penulis,
ajang usaha yang tidak membohongi pihak customer yang akan
menggunakan jasa Anda atau membeli produk Anda.

4. …….. (apalagi ya ? Ntar bila ada tambahan lagi menyusul..)

Nah, Anda termasuk netter (pengguna internet) yang manakah?(NV29)


Malang Raya @27032014

Keabadian Karya & Mbah Surip

KEABADIAN KARYA & MBAH SURIP
Written by : Novy E.R.

Karya itu bisa abadi walau kita sudah tidur beralaskan tanah di alam yang jauh sekali dari pandangan kita sebagai manusia yang masih bernyawa. Lalu apakah hubungannya dari judul di atas tentang “Keabadian Karya & Mbah Surip”?
Tentu kalian masih ingat dengan sosok yang sudah tidak muda lagi tiba-tiba melejit sejajar dengan para artis nasional lainnya ? Urip Achmad Rijanto atau lebih dikenal dengan Mbah Surip itulah orang tersebut.
Beliau yang berasal dari kehidupan masa kecilnya yang tergolong sulit karena harus bekerja membantu orang tuanya yang berjualan kikil sejak kecil. Sempat pula bekerja sebagai pedagang asongan, seperti menjual es lilin dan kacang goreng keliling kampungnya namun berkat kegigihannya untuk tetap menempuh pendidikan hingga meraih gelar sarjananya dari Fakultas Teknik Universitas Sunan Giri Mojokerto.

Mbah Surip yang pernah menjadi tukang sobek karcis di gedung bioskop yang berada di Mojokerto sempat merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan tetap ini rupanya tak mau menyerah dengan hidupnya. Hingga pada akhirnya ia bisa menelorkan karya yang membuat nama Mbah Surip sejajar dengan tokoh penyanyi terkenal lainnya. Lagu Tak Gendong menjadi fenomenal dan menjadikan Mbah Surip menjadi terkenal. Dengan gayanya yang tetap sederhana, bersahabat dan suka becanda ia tak malu harus bersaing di dunia hiburan bersama artis-artis muda dan berbakat lainnya. Sosok Mbah Surip menjadi perbincangan di mana-mana bahkan dengan kesuksesannya yang hanya sesaat telah melambungkan namanya banyak membuat para seniman atau yang ingin berkarya dan berjuang meraih impiannya menjadi contoh dan motivasi sendiri bagi kita. Booming menjadi penyanyi dengan lagu andalanya Tak Gendong di usianya yang sudah mencapai lima puluh tahunan itu dan hanya seumur jagung meraih impiannya karena harus menghadap Yang Maha Kuasa.

Itu adalah sosok Mbah Surip dengan rambut gimbal dan tawanya yang khas, sukses dengan karyanya TAK GENDONG menjadikan dirinya dikenal dan karyanya abadi sepanjang masa. Terus berjuang dan belajar hingga Tuhan memberikan wkatu yang tepat sukses di bidang yang digemari dan digelutinya walau hanya sesaat.

Ada lagi dari pekerja seni di bidang tulis menulis, Ratna Indraswari Ibrahim asal Kota Malang yang sudah membuahkan hasil karyanya berupa cerpen dan novel kurang lebih sebanyak 400 an buah. Di balik kecacatan fisiknya itu ia tak gentar untuk memperjuangkan hidupnya sebagai penulis hingga namanya masih harum bersama karya-karyanya yang tetap abadi pula.

Dari dua sosok yang memotivasi kita semua untuk tetap berjuang tak kelah lelah, berkarya tak harus langsung jadi dan sukses itu bukan diukur dari materi atau harta benda yang telah kita dapatkan. Tapi sukses setelah berjuang meraih yang telah kita usahakan. Dan satu hal yang bisa kita ambil hikmahnya adalah di balik kekurangan kita pastilah Tuhan memberikan kelebihan dengan potensi kita yang luar biasa.

1. Bagi yang suka atau belajar ingin menulis jangan ragu-ragu untuk terus menulis. Diawali dari buku harian offlines hingga ke dunia blog. Ada banyak penulis yang berawal dari hobby dan pengalaman hidupnya hingga sukses jadi penulis berbakat. Banyak juga yang lahir karena suka nulis di sosial media dan blog. Jangan malu yang ingin memulai menulis di dunia sosmed maupun blog.
2. Bagi yang suka masak teruslah belajar dan coba posting resep-resepnya melalui blog beserta foto dan bila perlu video sekalian, siapa tahu kalian akan menjadi chef seperti Master Chef Juna yang keren itu
3. Yang suka dunia fashion bisa mencontoh seorang sahabat dari dunia pesantren yang sukses menjadi pengusaha bisnis batik Nusantara hingga ke mancanegara. Sip dan mantap
4. Yang suka menggambar dan merancang bangunan bisa mengawali dari nol hingga berhasil menjadi arsitek handal.
5. Yang hobby fotographer juga bisa mengabadikan hasil karyanya dan jadi fotographer profesional seperti Darwis Triadi.

Ayo kita sama-sama mencari apa sih kegemaran kita yang paling mendasar? Karena dari hobby yang sangat menyatu dengan jiwa kita akan bisa kita kembangkan menjadi suatu usaha yang mumpuni. Berkreasi melalui hasil karya kita.

Jangan pernah melihat keuntungan akan usaha yang ingin raih. Tapi lihatlah hobby kita dulu. Dari hobby jadi duit. Contoh orang yang ingin kaya mendadak tapi akan cepat jatuh dan susah bangunnya. Contoh terdekat saat ada money game yang pernah ceat tersebar di daerah saya. Orang rela berhutuang hanya ingin cepat meraih keuntungan. Namun karena tidak ada perjuangan dan usaha pekerjaan yang bagus ya cepat ludeslah usahanya tersebut. Lebih baik contohlah mbah Surip yang berjuang dengan pengalaman hidupnya hingga sukses jadi penyanyi yang sudah tidak muda lagi.

Berkarya dan sukses tidak harus muda atau terlalu dini. Yang penting iktiar kita dengan keahlian dan kegemaran kita, biar Tuhan yang memberikan hasilnya.

“Memulai untuk menghasilkan uang adalah kesalahan terbesar dalam kehidupan. Lakukan apa yang menurutmu merupakan keahlianmu. Dan jika cukup melakukannya uang akan datang.”

Itulah keabadian yang bermanfaat. Bukan karena popularitas namun karena perjuangan dalam meraihnya, Insya Allah ada jalan. Walau hanya satu karya tapi kita sudah bangga. Sosok kita sudah menyatu kembali ke dalam tanah, namun nama dan karya kita tetap abadi,  hidup dan dikenang.(NV29)

@23032014

Salam Berkarya & Menulis

Menulis Itu Ibadah

MENULIS ITU IBADAH

Written by : Novy E.R.

Wacana RIVITA SOPHIE by NV29

Wacana RIVITA SOHPIE by NV29

Teringat status facebook seorang kawan yang cakap banget di bidang menulis yang  mempertanyakan tiga pertanyaan dasar :

   Untuk apa kita menulis ?

    Demi apa kita menulis ?

    Dan untuk siapa kita menulis ?

Pertanyaan yang keren punya dan layak untuk direnungkan. Sebenarnya apa sih yang  memotivasi diri kita menulis ? Adakah tujuan yang ingin dicapai dengan menulis ?

Bagi saya yang masih dalam taraf belajar menulis lebih baik lagi dari karya-karya sebelumnya sebenarnya kita menulis sama dengan tujuan kita  hidup seperti bekerja atau menempuh pendidikan.

1) Untuk ibadah kepada Allah SWT

2) Demi rasa syukur kita akan karunia (potensi) yang udah diberikan oleh Allah SWT  untuk berbagi ilmu dengan lainnya (bisa saling silahturahmi, saling belajar, memberikan informasi yang berguna)

3) Jawaban sama dengan nomer 1 (untuk Allah SWT,  kan menulis itu juga ibadah).  Bisa juga untuk eksistensi diri yang akan membanggakan keluarga, masyarakat dan bangsa dengan karya kita. Karena kalau kita sudah tidak ada di dunia ini namun nama kita tetap abadi dengan karya-karya tulis kita. Hmmm…

Menulis itu tidak hanya untuk mengejar popularitas. Karena banyak sekali energi positif dari hasil menulis. Para pakar di berbagai bidang juga  memberi respon positif terhadap orang yang suka menulis. Di bidang kesehatan, menulis itu sama dengan terapi  yang bagus dari berbagi sisi.

Menulis bukan sekadar meraup harta benda dan royalti bila itu menulis dengan menerbitkan buku. Karena menulis yang baik itu adalah yang bisa bermanfaat bagi orang lain yang membaca tulisan kita. So, mengajak kebaikan, memberikan informasi yang menarik. Seperti blog unggulan wisata Jelajah Wisata Malang Raya yang keren itu bisa jadi kalian ikuti postingan-postingannya di                                                      http://novavilla.wordpress.com/ 

Follow aja bersama follower yang lain tiada ruginya lho, hehe… :)

Yuk, menulis sebagai ibadah kita kepada Allah SWT yuk. Biarkan DIA  yang ngasih rizki kepada kita. (NV29)

 

Salam Menulis,

@21032014

 

 

 

Nulis Suka-Suka (2)

NULIS SUKA-SUKA (2)
Written by : Novy E.R.

Kalau mau berkarya melalui tulisan ya nulis aja. Mau nulis opini , artikel , novel , cerpen , wisata silahkan nulis. Mau diterbitkan penerbit indie atau mayor sebagai pengalaman, mau ke harian pagi, atau hanya mau ngeblog sah-sah aja. Yang penting bisa berkarya, bisa nulis, bisa ngblog, bisa terbit buku, nama akan seorang penulis pernah nongol ðî media cetak untuk menunjukkan eksistensi kita bahwasannya kita ada dan dikenang sepanjang hayat.
Jangan menulis karena ingin ngetop.
Jangan menulis karena ingin kaya.
Ayo menulis karena kita bisa, karena karya kita bermanfaat buat orang lain.

Yang awalnya pengin jadi novelis eeh nggak tahunya jadi penulis opini atau citizen reporter ðî harian pagi (lokal lagi) dan hanya dapat souvenir ya tetap bersyukur daripada tidak pernah nulis sama sekali.
Yang maunya jadi penulis wisata ternyata kecebut ke penulis fiksi itu bagus. Imajinasi kita bermain apik.
Yang maunya pengin jadi pendakwah melalui buku seperti Aa Gym dengan manajemen qalbunya kok malah hanya bisa nulis ðî blog, tetap senang bisa nulis.

Seperti saya maunya pengin nulis cerpen ðî majalah-majalah atau bikin novel lucu kayak Hilman Lupus kok malah tulisan-tulisanku tentang wisata yang banyak disukai dan blog wisata banyak follower hanya bisa berucap الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَِ. Aku masih diberi kesempatan menulis dan ngeblog.
Pengin bisa nulis puisi seapik pujangga Chairil Anwar ternyata puisinya hanya nongol ðî blog.
Opini dan artikel religi juga membuatku bangga karena sudah termuat ðî majalah.

Yuk semangat menulis apa pun jenis tulisannya. Apapun medianya termasuk blog. Enjoy With Writing …… (NV29)

@17032014

#BelajarMenulis : Nulis Suka-Suka

‪#‎BelajarMenulis‬

NULIS SUKA-SUKA 
Written by : Novy E.R.

Mau nulis tapi nulis tentang apa? Bagi penulis profesional yang setahun bisa puluhan buku atau karya berupa apa saja begitu mudahnya mencurahkan ide dan gagasan menariknya dalam sebuah tulisan. ‘Kenapa aku tidak bisa seperti mereka?’ ‘Selalu buntu begitu hendak menulis.Padahal sebelumnya menumpuk ide-ide dari dalam otakku. Ugh!” “Darimana mereka mendapatkan ide segar untuk sebuah tulisan?” 
Seperti itu terjadi oleh penulis terlbih pemula dan yang ingin bisa menulis.

Kalian yang ingin menulis tapi tidak sempat atau binggung bagaimana memulainya termasuk yang ingin belajar menulis karena dalam hidupnya ingin menciptakan sebuah karya yang bisa dikenang sepanjang masa. Bahkan saat kita mati pun masih banyak orang yang mengingat kita karena karya kita. Seperti pujangga senior Chairil Anwar dengan puisinya yang berjudul AKU sangatlah terkenal dan tetap dikenang bahkan dibacakan ðî pentas-pentas seni.

Nulis Wisata Paling Nyaman & Menghasilkan

Nulis Wisata Paling Nyaman & Menghasilkan

Hal-hal yang perlu diperhatikan mungkin ini bisa jadi pembelajaran :
1. Awali dengan catatan harian (diary). Dengan mencurahkan kisah harian ke dalam buku pribadi kalian, sudah bisa menulis, bukan? Walau catatan yang hanya bisa kita yang membacanya.
Sudah menumpuk salinlah ke dalam komputer atau laptop atau tablet bahkan ke blackberry juga bisa. Bisa kalian print , diedit-edit dan siap disajikan jadi bacaan untuk publik.
2. Buat situs pribadi. Hari gini gak punya website atau blog? Kuno! Hehehe…. 
Masa sih internet hanya untuk lihat youtube, games online atau iseng belaka ? Jadilah obyek internet ? Yang positif. Yang bermanfaat bagi para penjelajah ðî alam maya. Menjadi blogger tempat dimana kita bisa menulis atau publikasi jualan online bisa dicoba.
Asal jangan ada unsur penipuan atau hal-hal negatif lainnya yaaaaaa ……….
3. Memulai sebuah tulisan nggak harus memikirkan kata-kata yang serius juga tema yang serius pula biar dipandang seorang yang intelek. Sederhana saja. Mengalir apa adanya apa yang melintasi rel pikiran kita. Anggap kalian nulis ðî buku harian manual. Nggak berani ngirim ke media cetak (seperti penulisnya ini yang kurang pede ngirim ke media cetak, padahal sudah ada beberapa dimuat) seringlah posting ðî blog. Berlatih terus setiap hari walau hanya satu lembar saja. Lama kelamaan akan terbiasa menulis (walau via blog) dengan kreativitas yang luar biasa. Jangan malu menjadi penulis blog. Teringat sabda Nabi,“Sampaikanlah walau satu ayat.” Menyampaikan satu lembar melalui blog sudah cukup bagus kita lakukan dengan berlatih menulis.
4. Kalau sekedar pengin menulis ðî blog tanpa tema tertentu silahkan buat blog dengan nama anda. Contoh : “annapunyakarya.blogspot.com” atau “sarahrahmawati.wordpress.com”
Dari sana bisa dibuatkan tema per kategori seperti kategori jenis fiksi untuk kumpulan cerita fiksi baik cerpen maupun novel, kategori wisata, kategori agama dan lain-lain menurut versi kalian. Mudah bukan bikin blog ? Ayo mulai sekarang ngeblog yuk….
5. Blog disediakan bukan untuk orang-orang iseng atau kurang kerjaan atau hanya ingin ngetop, tapi blog disediakan untuk orang-orang yang dipilih Tuhan untuk membuka potensi diri dan mengembangkan kreativitas yang dimilikinya. Blog untuk orang-orang yang memiliki expert atau kecakapan khusus yang berenergi positif.
6. Sering membaca buku atau novel karya orang lain untuk literatur bukan copy paste (copas) serta browsing. Anda sendirilah yang bisa menentukan tema kepenulisan karya Anda.

Yuk, mulai sekarang bikin blog, tulis dengan sederhana saja dan suka-suka, mengalir apa adanya.

Semangat Menulis. Maju terus penulis-penulis (calon & profesional) Indonesia Raya. Tunjukkan eksistensi positif kita ke dunia luar melalui karya tulis kita. Indonesia Pasti Bisa. Indonesia Menulis. (NV29)

Medio @12032014

Musibah Besar vs Musibah Kecil

MUSIBAH BESAR vs MUSIBAH KECIL

Written by : Novy E.R.

Pengungsi Erupsi Kelud

Pengungi Erupsi Kelud

Benar juga apa yang ðî SMS oleh salah satu ustad ðî kotaku tentang arti sebuah musibah. Apakah musibah itu ?
Saat ini ðî Negeri Khatuliswa banyak ditimpa musibah. Ada banjir tahunan yang tiap kali melanda ibukota Jakarta. Ada tanah longsor, ada tsunami, dan akhir-akhir ini adalah musibah gunung meletus yakni Gunung Sinabung ðî wilayah Sumatera dan Erupsi Gunung Kelud yang abunya menyelimuti hampir seluruh Tanah Jawa. Dan ðî tiga wilayah paling parah ðî Kediri, Blitar dan Kabupaten Malang (ðî mana Kecamatan Ngantang sempat jadi kota mati ditinggal mengungsi penghuninya). Astaqfirullah, ada apa dengan Negeri Indonesia yang cantik dan penduduknya ramah tamah ini ?

Kita boleh bersedih, ikutan nelangsa melihat para korban itu. Namun sesungguhnya para korban Gunung Kelud dan Sinabung itu bukanlah tergolong musibah besar. Lho?
Iya, mereka hanya kehilangan harta benda. Masih ada musibah lagi yang lebih besar dan layak kita sedihkan. Apa itu?
Tak lain adalah saat diri kita atau keluarga kita ada yang berbuat kemaksiatan seperti tidak mau melaksanakan ibadah sesuai agama dan keyakinan kita, jauh dari Tuhan, hidupnya sibuk mabuk-mabukan, narkoba menjijikkan yang jelas-jelas merusak diri sendiri, memalukan keluarga dan jauh dari Sang Pencipta serta banyaknya maksiat lain. Kita juga lupa menyisihkan harta untuk yang berkenan menerimanya.

Baca Al Qur'an Pertebal Iman

Baca Al Qur’an Pertebal Iman

Ya, itulah musibah terbesar adalah runtuhnya iman. Kehilangan, runtuhnya atau lemahnya iman dalam diri kita maupun ðî sekeliling kita itulah yang patut kita sedihkan. Apalagi bila iman kita merosot dan kita belum bertaubat ternyata nyawa sudah tidak mau lagi bersama kita, sengsaralah kita ðî dunia maupun akhirat.

Semoga kita semua dijauhkan dari itu semua dan mati khusnul khotimah. Amin. (NV29)

By : Novy E.R. @12032014